Senin, 10 Juni 2019

Profil



PROFIL LEMBAGA
SAUNG KI LAKSA

Visi
1.      Membangun generasi muda yang kreatif dan mandiri melalui penguatan dan pembekalan keahlian dan bakat;
2.      Membangun generasi muda yang siap untuk berkarya kreatif, inovatif dan bekerja keras sebagai bentuk pengabdian dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa;

Misi
1.      Menyelenggarakan pelatihan dan pembekalan keahlian dan penguatan bakat anggota sanggar dan masyarakat;
2.      Menyelenggarakan inventarisasi dan pendampingan terhadap komunitas dan benda seni dan budaya lokal tradisional;

Saung Ki Laksa adalah lembaga non profit yang berbentuk sanggar yang bergerak di bidang seni budaya, lembaga ini berdiri pada 6 Nopember 2014 dan disahkan oleh Notaris H.M. Islamsyah Arifin, SH. Pada tanggal yang sama dengan nomor 6.

Nama Saung Ki Laksa adalah nama pena dari nama pembina sanggar yang merupakan pencipta lagu dan purnabhakti guru Sekolah Dasar. Personalia pendiri dan pengurus lembaga Saung Ki Laksa memiliki pengalaman baik dalam berorganisasi maupun dalam berkesenian.

Kiprah Saung Ki Laksa sejak didirikannya hingga saat ini diantaranya telah menyelenggarakan pelatihan meyanyi gratis tanpa dipungut biaya bagi anak di sekitar domisili lembaga, menyediakan wadah ruangan untuk belajar bersama, berlatih kesenian tradisional, berdagang jajanan anak, diskusi, dan sebagainya. Saung Ki Laksa juga melakukan pendampingan terhadap sanggar-sanggar yang membutuhkan perhatian, mengadakan kerjasama baik dalam bentuk diskusi, pelatihan, pertunjukan, maupun kegiatan lainnya. Sebagian pengurus dan anggota Saung Ki Laksa juga bekerja sebagai pelatih maupun pendidik di berbagai lembaga pendidikan baik formal maupun non formal.

Anggota Saung Ki Laksa terdiri dari kategori pemuda maupun dewasa yang berdomisili di berbagai kecamatan di Kota Serang, dari berbagai profesi pekerjaan dan aktifitas, yaitu mahasiswa, siswa sekolah, dosen, polisi, buruh pabrik, ibu rumah tangga, pedagang, pengamen, dan sebagainya. Hingga saat ini anggota yang aktif berjumlah 20 (dua puluh) orang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PENGARUSUTAMAAN KEBUDAYAAN

Oleh: Purwo Rubiono, S.Ag. Forum Seni yang diselenggarakan oleh Dindikbud Kota Serang adalah program yang dirancang berdasarkan ha...